Setiap manusia memiliki perbedaan perilaku, perbedaan pola pikir, dan perbedaan sudut pandang.
membahas perilaku manusia, sangat rumit memang, setiap manusia memiliki apa yang mereka suka dan apa yang mereka tidak suka, masing-masing individu harus saling mengerti diri sendiri dan orang lain tentunya.
Tidak selalu apa yang kita suka orang lain juga akan suka, begitupun sebaliknya.
Perbedaan membuat kita belajar bagaimana mengerti dan memahami orang lain.
Memang keegoisan dalam diri tidak bisa dimunafikan, namun kita bisa mengontrolnya apabila kita bisa memahami orang lain. Selain itu tidak selalu apa yang kita inginkan akan didapat, kita tidak bisa memaksakan kehendak, sebagai contoh, kita tidak suka dengan perilaku orang lain, lalu kita ingin menjadikan orang tersebut menjadi seperti apa yang kita inginkan, kita tidak bisa atau bahkan tidak seharusnya memaksa orang tersebut menjadi apa yang kita inginkan, karena kembali lagi bahwa setiap individu memiliki sifat dan pola pikir yang berbeda.
maksud dari tulisan saya adalah cobalah saling mengerti sifat masing-masing individu, apa yang dia suka dan apa yang anda suka, apa yang dia suka dan apa yang anda tidak suka, cobalah saling bertukar pikiran, apabila terdapat perbedaan janganlah saling menyalahkan dengan maksud mencari-cari kesalahan pendapat orang lain dan membenarkan pendapat sendiri, cobalah saling menerima, karena setiap manusia memiliki kekurang dan kelebihan, dengan memahami keduanya kita akan belajar bagaimana memahmi orang lain, bagaimana sikap yang akan kita tunjukan kepada orang tersebut, lebih ke mencegah konflik si sebenernya.
jadilah orang yang sabar, saya akan bercerita sedikit.
"Saya merupakan tipe orang yang tepat waktu, tidak suka menunggu, lalu saya memiliki teman yang sering tidak tepat waktu, sukanya ditunggu, keduanya sangat bertolak belakang, dengan memahami karakter teman saya dari situ saya belajar yang namanya kesabaran, mengontrol emosi, dengan menunggu saja saya mendapat dua pembelajaran, karena saya memahami teman saya. Apa jadinya apabila saya tidak bisa memahami, saya akan merasa kesal yang membuat hati dan bersikap tidak enak, yang akhirnya membuat teman saya tersinggung dan timbulah konflik".
Belajar itu tidak harus di sekolah, ilmu itu ada dimana mana, sangat luar biasa. Kita bisa belajar dimana saja, bahkan dari kalimat "daun yang jatuh tak pernah membenci angin #tereliye ". Dari kalimat itu terdapat banyak makna, contoh lainnya adalah perilaku orang disekitar kita, cobalah sejenak nikmati dan lihat sekeliling kita, perilaku orang terjadi karena sebuah motivasi, tujuan.
lihat diri kita, apa kekurangan kita, perbaiki. Apa kelebihan kita, kembangkan.
Bagaimana cara melihatnya? Dengan melihat perilaku orang lain sebagai perbandingan. Dengan itu kita akan belajar memahami diri sendiri dan orang lain tentunya.
Sekian.terimakasih.