Mataku terbuka kala matahari tampak bersinar
Menyapa jiwa-jiwa yang merasa hambar
Oh akankah rasanya akan pudar
Bersama senyum yang tak lagi mekar
Kusapa pagimu yang menyejukan
Namun tak kau balas dengan anggukan
Tak apa, menyapamu selalu menyenangkan
Lain waktu, tengoklah sapaku maka kau akan terkesan
Suka tidak suka, pagi selalu menyapa
Jika pagimu hampa
Sertakan mulut dengan doa
Maka pagimu akan berbeda karna kuasanya
Sang maha cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar